Rabu, 12 Oktober 2016

Lumbung Padi Terusik Industri


Misalnya yang biasanya per hektare 6 ton, akan ditingkatkan menjadi 8 ton. Sehingga, kekurangan bisa ditutupi. “Dengan begitu, meskipun pembangunan tetap berjalan, predikat sebagai lumbung padi juga tidak hilang,” jelasnya. Dalam hal ini, sambungnya, pemkab melibatkan beberapa perguruan tinggi, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pajajaran (Unpad), dan Universitas Singaperbangsa (Unsika), guna memaksimalkan pelaksanaan intensifikasi tersebut.

“Karawang sendiri dibagi menjadi tiga zona, yaitu zona industrial, zona kota untuk perumahan dan usaha lain, dan zona utara untuk pertanian dan perikanan,”paparnya. Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) Karawang menyebutkan, berdasarkan luas lahan, jumlah rumah tangga usaha pertanian yan menguasai lahan kurang dari 0.50 hektare mengalami penurunan cukup tajam , yakni dari sebanyak 205.043 rumah tangga hasil sensus tahun 2002 turun menjadi 66.099 rumah tangga hasil sensus 2013.

“Meskipun terjadi pergeseran lahan pertanian marginal yang cukup signifikan , akan tetapi produktivitas cenderung mengalami kenaikan,” ungkap Kasie Statistik Distribusi BPS Karawang Hasim Saputra. Dikatakanya, alih fungsi lahan dari lahan produktif menjadi lahan nonproduktif sebagian besar terjadi pada penguasaan lahan kurang dari 0,2 hektare dalam kurun waktu 2003 hingga 2013.

Hal tersebut didorong oleh budaya setempat yang mewajibkan orang tua mewariskan lahannya untuk anakanak mereka. Terlebih sebagian besar generasi penerus tidak lagi berminat meneruskan usaha orang tua mereka di sektor pertanian, dan beralih kesektor nonpertanian, seperti industri, perdagangan, dan jasa. “Daerah yang paling signifikan terjadi alih fungsi lahan ialah Kecamatan Cikampek, Kecamatan Karawang Timur, Klari, Telukjambe Barat dan Telukjambe Timur,”tambahnya.

Oleh karenanya, terkait alih fungsi lahan yang saat ini cukup signifikan terjadi merupakan sebuah konsekuensi dari kota industri dengan arus urbanisasi yang cukup tinggi, sehingga mau tidak mau ada zona-zona tertentu yang memang diperuntukan untuk permukiman dan industri, serta bentuk usaha lain.

Sementara itu , salah Staf Perum Bulog Subdrive Karawang, Agus, mengatakan, meskipun jumlah lahan Karawang banyak yang berubah fungsi, akan tetapi pro - duk si beras Karawang cenderung sur plus sebesar 350.000 ton/ - tahun. Akan tetapi, meskipun sur - plus, saat ini Karawang cenderung mem beli beras dari luar daerah. “Nah itu yang kami tidak tahu kemana larinya beras Karawang.

Nilakusuma

Tidak ada komentar:

Posting Komentar